Renungan Minggu, 6 April 2025 – Pra Paskah 5
Allah menciptakan manusia dengan tujuan untuk memuliakan-Nya (Yesaya 43:7). Akan tetapi dalam perjalanan hidup, kita sering merasa terkungkung dalam masa lalu, kelemahan atau kegagalan sehingga membuat kita tidak berdaya untuk berkarya.
Karya Yesus mendatangkan pemulihan dan kemuliaan untuk kita berperan serta dalam karya Allah. Segala sesuatu yang kita kerjakan dengan cinta, dapat menjadi bermakna. Sekecil apa pun itu, Ia tidak memandang rendah. Bagi Allah, segala yang kita kerjakan dapat menjadi alat memancarkan kasih-Nya.
Yesus, Sang Juru Selamat adalah teladan agung yang memuliakan karya insani. Ia lahir dalam kesederhanaan, tumbuh di keluarga seorang tukang kayu dan bekerja dengan tangan-Nya sendiri sebelum memulai pelayanan-Nya. Ia tidak memandang rendah pekerjaan manusia, sebaliknya, Ia memuliakannya.
Setiap hari, kita bekerja. Mungkin sebagai ibu rumah tangga, guru, pegawai, atau pengusaha. Pekerjaan itu adalah bentuk panggilan kita — alat di mana kasih Tuhan dapat dinyatakan kepada dunia. Tidak ada jerih lelah yang sia-sia di dalam Dia.
Tuhan melihat, Tuhan menghargai, dan Tuhan akan memakai semua yang kita lakukan untuk kemuliaan-Nya. Yesus hadir untuk menguatkan tangan-tangan yang lelah, memberikan makna baru bagi karya kita, dan mengundang kita untuk memuliakan-Nya melalui apa yang kita kerjakan setiap hari.
Bacaan Alkitab:
Nyanyian Jemaat:
- Berbaliklah Kepada Tuhan
- KJ 160:1-3
- KJ 157:1-2
- KJ 141:1,2,5
- Mazmur 126
- KJ 286:1,2,7
- KK 144:1-3
Tinggalkan Balasan